WoW dotA Allstars

This is Description

Sabtu, 08 Oktober 2011

menyimpen Ponsel Dipinggang bisa Bikin Tulang Keropos

Penggunaan ponsel seringkali dituding sebagai penyebab sejumlah penyakit, ponsel-di-pinggangseperti kanker, iritasi kulit dan sebagainya. Bukan sebatas saat digunakan, bahkan saat gadget ini dalam kondisi ‘nganggur’ alias tidak digunakan pun disebut-sebut bisa berbahaya. Beberapa waktu lalu sempat disebutkan bahwa menyimpan ponsel di saku celana dapat mengurangi kesuburan seorang pria alias mandul, akibat radiasi dari ponsel. Sehingga dianjurkan bagi para pria untuk tidak menyimpan ponsel di saku celana mereka. Kemudian, tempat penyimpanan ponsel beralih dari saku celana ke kantong kecil di ikat pinggang. Namun, lagi-lagi menempatkan ponsel di pinggang juga dinilai tidak baik untuk kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh sejumlah peneliti di Turki. Dikutip dari Mobilemag, Rabu (28/10/2009), dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Craniofacial Surgery, para peneliti ini menyebutkan bahwa menempatkan ponsel di pinggang dapat mempengaruhi kepadatan tulang alias menyebabkan tulang keropos di daerah sekitar pelvis. Dalam penelitiannya, para peneliti ini mengukur kepadatan tulang di sekitar pelvis pada 150 responden pria yang membawa ponsel di pinggang. Para pria ini rata-rata membawa ponsel 15 jam sehari dan telah menggunakan ponsel selama 6 tahun. Hasilnya, ditemukan bahwa di bagian pelvis dimana para pria membawa ponsel, mengalami penurunan kepadatan tulang. Disinyalir hal ini disebabkan oleh medan elektromagnetik yang dipancarkan ponsel. “Lebih baik menyimpan ponsel sejauh mungkin dari tubuh kita,” tandas Dr. Tolga Atay, salah seorang tim peneliti memberikan saran bagi para pengguna ponsel. Penggunaan ponsel seringkali dituding sebagai penyebab sejumlah penyakit, ponsel-di-pinggangseperti kanker, iritasi kulit dan sebagainya. Bukan sebatas saat digunakan, bahkan saat gadget ini dalam kondisi ‘nganggur’ alias tidak digunakan pun disebut-sebut bisa berbahaya. Beberapa waktu lalu sempat disebutkan bahwa menyimpan ponsel di saku celana dapat mengurangi kesuburan seorang pria alias mandul, akibat radiasi dari ponsel. Sehingga dianjurkan bagi para pria untuk tidak menyimpan ponsel di saku celana mereka. Kemudian, tempat penyimpanan ponsel beralih dari saku celana ke kantong kecil di ikat pinggang. Namun, lagi-lagi menempatkan ponsel di pinggang juga dinilai tidak baik untuk kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh sejumlah peneliti di Turki. Dikutip dari Mobilemag, Rabu (28/10/2009), dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Craniofacial Surgery, para peneliti ini menyebutkan bahwa menempatkan ponsel di pinggang dapat mempengaruhi kepadatan tulang alias menyebabkan tulang keropos di daerah sekitar pelvis. Dalam penelitiannya, para peneliti ini mengukur kepadatan tulang di sekitar pelvis pada 150 responden pria yang membawa ponsel di pinggang. Para pria ini rata-rata membawa ponsel 15 jam sehari dan telah menggunakan ponsel selama 6 tahun. Hasilnya, ditemukan bahwa di bagian pelvis dimana para pria membawa ponsel, mengalami penurunan kepadatan tulang. Disinyalir hal ini disebabkan oleh medan elektromagnetik yang dipancarkan ponsel. “Lebih baik menyimpan ponsel sejauh mungkin dari tubuh kita,” tandas Dr. Tolga Atay, salah seorang tim peneliti memberikan saran bagi para pengguna ponsel.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

My Blog List